Minggu, 10 Maret 2019

Pesan Teman

Kepercayaan adalah dasar
kepemimpinan. Rusak kepercayaan,
 
berakhir pulalah sebuah kepemimpinan
 .

Sabtu, 23 Desember 2017

MPEK -MPEK LENJER (IKAN) PRAKTIS ENAK DAN SUKSES

BAHAN MPEK-MPEK LENJER:
300 gr tepung sagu
50 gr tepung terigu
300 gr daging ikan yg sudah diblender halus dan dipisahkan dari tulang
1 sendok makan bawang putih halus
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh vetsin (kalau suka, boleh juga tidak)
175 ml air dingin
CARA:
Dibuat dulu BIANG:
dari bahan di atas
terigu+bawang putih+ garam+vetsin+50 ml air =semua bahan diaduk pelan dengan tangan dengan gerakan tangan melingkar seperti adukan blender..pelan pelan "jangan diremas"(trik supaya adonan tidak keras), sampai rata, setelah itu di letakkan di atas kompor api kecil sambil aduk terus dengan sendok sampai kira kira bersuhu 67  derajat dan dinginkan.
bahan BIANG yang sudah dingin dicampur dengan ikan diaduk lagi dengan cara tangan melingkar dan pelan- pelan setelah rata masukkan tepung sagu dan air dingin bergantian sedikit demi sedikit sampai habis sambil terus diaduk melingkar (Ingat jangan ada gerakan meremas pada adonan ..ini akan menyebabkan mpek-mpek keras dan padat). setelah benar-benar rata ..siapkan nampan yang ditarok tepung sagu kering kira kira 3 sendok makan.
Ambil satu sendok besar adonan tarok di atas tepung sagu kering cetak adonan dengan membuat bulat bulat panjang adonan tadi dengan mencetak pelan tanpa diremas.(lakukan terus sampai semua adonan habis).setelah itu, TIAP  adonan yang sudah dicetak langsung di masukkan kedalam air yang sudah mendidih.satu persatu sampai semua tercetak habis dan angkat jika sudah merapung dan tiriskan. 

BAHAN SAUS (CUKO)
100 gr gula merah
1/2 sendok makan bawang putih halus
25 gr asam jawa
1 sendok makan rawit giling
1/4 sendok teh terasi yang sudah digoreng terlebih dahulu
garam secukupnya.
500 ml Air
1 sendok makan gula pasir
 CARA:
Semua bahan dicampur dan diaduk sampai rata. Selanjutnya di tarok di atas api sedang sambil terus diaduk sampai mendidih. setelah itu dinginkan dan saring adonan ke mangkuk saji.

SARAN PENYAJIAN
1. soun yang sudah lembut (sudah direndam air panas lalu tiriskan)
2. ketimun iris dadu kecil
3. mpek-mpek di goreng dengan minyak panas dan di iris-iris
 cara : tarok ke atas  piring  no 3, selanjutnya no.2, selanjutnya no 1
dan selanjutkan siram dengan CUKO (SAUS) secukupnya
SIAP UNTUK DI SANTAP...ENAK TENAN..


Selasa, 29 November 2016

MATERI PANGKAT, AKAR DAN LOGARITMA MATEMATIKA KELAS X IPA KURIKULUM 2013


Materi ini dipelajari pada pelajaran matematika SMA Kelas X Matematika Wajib. Agar siswa lebih dapat memahami dan mengerti serta dapat memanfaatkan, menganalisis semua permasalahan materi pangkat , akar dan logaritma   maka perlu adanya beberapa tahapan yang harus dilakukan siswa dalam pembelajaran tersebut. Pertama siswa harus mengerti dan memahami konsep, selanjutnya jika siswa sudah paham maka siswa harus mencoba untuk berlatih soal-soal yang sudah diberikan kincinya selanjutnya siswa diberi tugas mandiri,  agar pemahaman terhadap materi tersebut teruji, apakah siswa tersebut sudah paham atau belum dengan materi pangkat, akar dan logaritma. Ketiga materi  tersebut, yaitu akar, angkat dan logaritma semua itu saling terkait. Jika pada materi akar siswa belum memahami, maka untuk materi akar akan kesulitan, begitu juga untuk harus melanjutkan ke materi logaritma.
Berikut dipaparkan ringkasan materi terkait akar, pangkat dan logaritma: 















Rabu, 23 November 2016

FOTO ANGGOTA GROUP DARING KOMBINASI KOTA PADANG


DARING KOMBINASI GROUP   I  
JURUSAN MATEMATIKA TINGKAT SMA DI KOTA PADANG 
DENGAN 
 PENGAMPU: DRA. PUJI IRYANTI, M.SC. ED. DAN MENTOR: YULI , S.PD., M.PD.





Aktivitas Daring Kombinasi  dari tanggal 2 Oktober 2016 sampai Desember 2016, semangat..semangat teman-teman semoga kita dibawah bimbingan mentor Yuli dan Ibu Pengampu Dra. Puji Iryanti, M.Sc.Ed..menjadikan sukses semua...Amiin

Rabu, 17 September 2014

RENUNGAN PAGI SEORANG GURU

Siang ini suasana di lobi sekolah agak lengang, siswa semua pada sibuk makan siang dan sholat, seorang guru bertanya pada siswa yang menghampirinya " Mau ke mana, nak? Siswa ini diiringi oleh empat orang teman lainnya, cuma gaya anak yang satu ini gayanya agak berbeda dari teman nya yg berempat tadi.. siang hari yg begitu panas terik dia pakai jaket yang masih belum dikancing terlihat seragam sekolahnya yg kusut dan kesannnya tidak diseterika, rambut kusut keriting panjang, mata merah kuku hitam dan panjangnya hampir 2,5 cm kesepuluh jarinya.? Seorang guru yang kebetulan lewat dekat guru piket ikutan nimbrung di situ dan menanya identitas anak tersebut, orang tua dan pekerjaannnya dan jumlah dia bersaudara.. karena guru piket sulit melepas siswa tadi yang pengakuannnya dia sakit dan sesak napas dari pagi tadi..Dan si guru piket ingin agar orang tuanya jemput dan siswa itu tidak diizinkan pulang dengan mengendarai motor sendiri, ternyata orang tuanya di luar kota.. lagi urusan dinas dan orang tuanya satu lagi lagi sibuk ngajar  dan dia hanya dua bersaudara dan satu adik perempuannnya masih di SMP. Akhirnya dgn berat hati si guru piket dan sejawatnya mengizinkan siswa ini pulang dgn seabrek nasehat agar hati2 bawa motor krn si siswa sedang sakit.., dan sejawat piket itu pun ikut membantu memotongkan kuku siswa tersebut... cerita2 dilobi sesama guru piket dan beberapa sejawatnya... kasihan sekali siswa ini.. sudah kelas XI blum biasa mengurus diri sendiri... orang tua keduanya sibuk... kesannnya juga nggak punya perhatian pada anak... bahkan anak itupun mengaku .. klu kalau orang tua pulang ... jgn diganggu karena udah capek... dan masih banyak pekerjaan kantor yang belum selesai.. yang harus .. disiapkan buat besoknya... Siswa kelas XI umumnya adalah siswa yg sedang mencari identitas diri mereka umumnya butuh orang yg bisa diajak untuk bicara dan bertukar pikiran.. dan umumnya mereka sangat senang.. jika teman bicara mereka itu adalah orang tua mereka sendiri.. apalagi kalau mereka melihat sosok ortu mereka adalah orang sukses di tengah masyarakat.. tapi... itulah kehidupan dunia nyata "SEKARANG" yang sebenar-benarnya.. bahwa kesuksesan orang tua ,.. sangat sulit untuk bisa menetes pada anak.. Cerita miris yang menyedihkan ..." Kapankah pendidikan karakter ini akan dapat " TERWUJUD?". ini hanya sekelumit cerita  ... dari satu keluarga sukses yang anaknya diambang kehancuran.. karakter terbentuk sendiri di lingkungan..